Tuesday, September 20

beGiTu buRukkaH... kEmaTian baGiku sEkaRan9..

Wanting to Die


As I sit here on my bed,
I slice the blade across my wrist,
I’m laying in a pool of blood,
Bleeding to my death.
As I’m taking my few last breaths
I think of you and how everything could've been,
But I guess that’s just all a dream now.


Sejak itu pula, tantangan pada hidup tak lagi ada.
Kau sebut tajam jarum yang sangat kutahu sayatnya.
Di bawah matahari, meja kursi sudah kau tata.

Ini jalanku, berat dan menguras fikir.
Lebih hangat daripada minyak dan air.
Hingga tersandar letih, dari nganga mulut ada yang bergulir.

Aku tak berfikir tubuhku di ujung jarum.
Walau buta kornea, bahkan urine pun tak lagi ada.
Bunuh diri, telah mengkhianati tubuh sendiri.

Dan masih saja, tahun ke tahun, aku dinantinya.
Agar memulih luka-luka lama, sembuh sempurna.
Agar terbebas nafasku, dari buruknya penjara.

Di sini, pada titik temu ini, bunuh diri sewaktu menemu
Merampas lezat buah, bulan memar terpompa,
untuk satu kecupan, tinggal sekerat roti salah pungut.

Ada yang tak sempat diucap, tertinggal pada buku
halaman yang dibaca terburu, pesawat telepon itu
tak terjawab, dan cinta pun tertular sudah, apapun itu.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home